Senin, 07 Juni 2010

KISAH PARA WALI

MENGENANG SANG WALI QUTUB (ABUYA DIMYATI)
Ditulis oleh Yuliantoro S.Sos
Tuesday, 25 August 2009

Sinopsis Buku: Manakib Abuya Cidahu (Dalam Pesona langkah di Dua Alam)

Alangkah ruginya orang Indonesia kalau tidak mengenal ulama satu ini. Orang bulang Mbah Dim, Banten atau Abuya Dimyati bin Syaikh Muhammad Amin. Beliau adalah tokoh kharismatik dunia kepesantrenan, penganjur ajaran Ahlusunah Wal Jama’ah dari pondok pesantren, Cidahu, Pandeglang, Banten. Beliau ulama yang sangat konsen terhadap akhirat, bersahaja, selalu menjauhi keduniawian. Wirangi (hati-hati dalam bicara, konsisten dalam perkataan dan perbuatan). Ahli sodakoh, puasa, makan seperlunya, ala kadarnya seperti dicontohkan Kanjeng Nabi, humanis, penuh kasih sesama umat manusia. Kegiatan kesehariannya hanya mulang ngaji (mengajar ilmu), salat serta menjalankan kesunatan lainnya.
Terakhir Diperbaharui ( Tuesday, 25 August 2009 )
Baca lebih lanjut...

MUS’AB BIN UMAIR
Ditulis oleh administrator
Thursday, 25 September 2008

Tak Ada Kain Kafan Cukup Menutupi Jenazahnya
Meniggalkan kemewahan dunia demi menggapai Surga. Itulah yang dilakukan Mus’ab bin Umair ketika masuk islam. Dia pemuda kota Makkah yang didambakan para ibu agar menjadi menantunya. Di samping tampan perilakunya juga baik, murah senyum dan sopan, idaman dan pujaan para wanita. Hal itu dapat dipahami karena Mus’ab anak orang berada. Kedua orang tuanya kaya raya. Ia juga sangat dimanja. Apa pun yang ia minta selalu dituruti orang tuanya.
Terakhir Diperbaharui ( Thursday, 25 June 2009 )
Baca lebih lanjut...

Hanzhalah bin Abu Amir Pejuang Islam yang Dimandikan Malaikat
Ditulis oleh administrator
Wednesday, 24 September 2008



Kenikmatan dunia tidak sebanding nikmatnya menghadap sang Khalik dalam keaaan syahid. Begitulah prinsip yang dipegang oleh salah seorang sahabat Rosulullah saw, Hanzhalah Bin Abu Amir
Terakhir Diperbaharui ( Thursday, 28 May 2009 )
Baca lebih lanjut...

KISAH PENGALAMAN WALI ALLAH
Ditulis oleh administrator
Tuesday, 11 March 2008
SOLO (Lidahwali): Suatu kisah pengalaman seorang wali bernama Yasid Bustami. Satu hari seorang temannya datang pada Yasid Bustami untuk mengadu, “Saya telah berpuasa tiap hari dan melakukan salat setiap malam selama 30 tahun tetapi tidak juga memperoleh keringanan batin seperti yang engkau ceritakan.

Yazid Bustami pun memotong kata-kata temannya “Kalaupun engkau melakukan salat dan berpuasa selama 300 tahun, engkau pasti tidak dapat menemukannya.”
Terakhir Diperbaharui ( Thursday, 25 June 2009 )
Baca lebih lanjut...

WALI WAFAT DI HADAPAN PARA WALI
Ditulis oleh administrator
Friday, 29 February 2008



Ada seorang wali Allah bernama Abu Jahir telah keluar dari negerinya dan tinggal di sebuah tempat yang jauh dari kampung asal bersama istri dan keluarganya yang lain.

Terakhir Diperbaharui ( Thursday, 28 May 2009


Up Load Terbaru
Ber-shalawat dengan Giat | Memuliakan Guru ‘Ilmu | Dzikrunnabi saw (Mendzikiri Kanjeng Nabi saw) | Dzikrullaah (Mendzikiri ALLAH) part 2 | Dzikrullaah (Mendzikiri ALLAH) part 1
Design by lidahwali.com | Powered by Roudlotul Fatihah |
Top

Pondok Pesantren Roudlotul Fatihah
Kampung Santri, Kulon Gunung Sentono, Pleret, Bantul, Yogyakarta. Indonesia 55791
Copyright© 2008 lidahwali.com
Developed By Li

Tidak ada komentar:

Posting Komentar